23 Januari 2017

test007

Puisi Untuk Bapak Tercinta Dari Bunda Mimie

Pak... Bolehkah Kita Bertemu?
Karya: Bunda Mimie
Untuk Bapak Tercinta Alm. Nasir Manika, S. Sos

Pak... Sudah setahun lebih aku tak melihatmu...
Ini semua karena pertengkaranku dengan saudara lelakiku.
Pak... Sudah setahun lebih aku tak mendengar suaramu memanggil namaku...
Ini semua karena ketidak adilan mereka terhadap kita.

Kabarmu hanya kudengar melalui kerabat.
Salammu hanya kuterima melalui keluarga.
Sakitmu hanya kudengar melalui perawat.
Diammu hanya kudengar melalui mimpiku.

Pak... Rindu yang teramat ini membuatku sakit.
Tak satupun dari mereka yang tau perasaan ini.
Tak satupun dari mereka yang mengerti bahwa aku sungguh merindukanmu, Pak!

Adakah keadilan untuk kita?
Adakah harga untuk pengorbanan kita?
Adakah mereka disana tau rasa kita?
Adakah mereka disana mengerti kita?

Sampai pada saat itu...
Saat dimana kau membutuhkanku, dan aku tak berada disampingmu.
Mereka pun tak mengerti.
Sampai pada saat itu...
Saat dimana aku mengatakan tunggu aku akan datang menemuimu, dan kau pun sudah tak mampu menjawab.
Mereka pun tak menerima.
Sampai pada saat itu...
Saat dimana kau menghembuskan nafas terakhirmu, dan aku pun sementara dalam perjalanan mengarahmu.
Mereka pun terdiam.
Sampai pada saat itu...
Saat dimana kita bertemu, dan kau pun sudah dalam keranda menuju tempat terbaikmu.
Mereka pun ikut menangis.

Pak... Bolehkah kita bertemu?
Aku hanya ingin menyatakan rinduku yang teramat sangat padamu.
Pak... Bolehkah kita bertemu?
Aku hanya ingin memperlihatkan cucumu, padamu.
Pak... Bolehkah kita bertemu?
Aku hanya ingin mencium keningmu tuk menghapus luka rinduku.
Pak... Bolehkah kita bertemu?
Aku hanya ingin bercerita tentang kelakuan mereka terhadapku.
Pak... Bolehkah kita bertemu?
Aku hanya ingin menceritakan rumah tanggaku padamu yang bahagia.
Pak... Bolehkah kita ketemu?
Walau hanya dalam mimpi...

Aku rindu padamu.
Aku menyayangimu.
Aku mencintaimu.
Pak...!

INFO TERBARU: Cara Dapat UANG & PULSA GRATIS Hanya Dari Upload Struk Belanja Saja. KLIK DISINI Untuk Info Selengkapnya.
. . .


Puisi - puisi yang terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar